SL Padi Sawah - Ciptakan Petani Terampil, Penyuluh Kompeten dan Pacu Produktivitas

BOLMUT - Bagaimana cara petani meningkatkan hasil panen padi sawah? Bisakah penyuluh menjadi jembatan pengetahuan yang membawa perubahan bagi pertanian lokal? Sekolah Lapang Tanaman Padi Sawah yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Bolmut mencoba menjawab persoalan ini melalui program edukatif yang mengikutsertakan petani dan penyuluh.
Sekolah Lapang dilangsungkan di BPP Kecamatan Pinogaluman, Rabu (30/10/2024). Hadir sebagai narsumber Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolmut Siska Nurcahyani Babay, SPt, M.Si, Kabid Sarpras dan Penyuluhan DR. Syarifuddin, SST, M.Si, serta DR. Faisal, SP.,M.Si dari Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Provinsi Sulut dan Femmy Nova Christiane Pangaila,SP.,M.Si dari Balai Perlindungan dan Pengujian Mutu Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulut.
Siska menerangkan, program sekolah lapang digelar untuk memperkuat pengetahuan petani agar memahami dengan baik teknologi budidaya padi sawah yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Pada saat yang sama, para penyuluh pertanian didorong menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi pertanian sehingga terwujud kolaborasi petani dan penyuluh dalam upaya meningkatkan produksi pangan lokal.
"Lewat sekolah lapang, petani dan penyuluh dilatih. Kita tingkatkan pengetahuannya menyangkut teknologi padi sawah. Mereka adalah ujung tombak pembangunan pertanian," ujar Siska.
Pelaksanaan sekolah lapang diisi dengan sesi diskusi yang menarik antusias peserta untuk belajar. Dialog antar peserta semakin memperkaya proses belajar, memungkinkan petani berbagi pengalaman dan solusi dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam budidaya padi sawah. Agenda ini nntinya akan disempurkan dengan praktek lapang.
Siska berharap program sekolah lapang dapat menjadi sarana pengembangan kapasitas yang berkelanjutan bagi penyuluh dan petani di Bolmut. Seusai pelatihan ini, para penyuluh dan petani harus mampu mengimplementasikan metode yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim setempat dan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.
"Kalau hal ini sudah bisa dilaksanakan dengan baik, kita optimis. Sektor pertanian Bolmut akan semakin tangguh dan mandiri jika didukung penyuluh yang kompeten dan petani yang terampil dalam menerapkan teknologi pertanian," kata Siska.
Sesuai plan Dinas Pertanian Kabupaten Bolmut, program sekolah lapang tanaman padi sawah akan dilaksanakan di empat kecamatan. Sebelumnya agenda ini telah dilangsungkan di wilayah Bolangitang Barat dan Kaidipang dan akan berlanjut esok hari di wilayah Bintauna. (***)
Pewarta : Sri Belawati Talipi, SP
Editor : Adriandzah Mansyur, SP