Bolmut Targetkan Sentra Alpukat dan Durian - Program Kampung Buah

BOLMUT - Pemerintah Kabupaten Bolmut resmi memulai Program Kampung Buah, yang berfokus pada pengembangan dua komoditas utama, yakni alpukat dan durian. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian para petani serta memperkuat posisi Bolmut sebagai sentra penghasil buah unggulan di Sulawesi Utara.
Bergulirnya program kampung buah ditandai dengan pendistribusian bantuan bibit alpukat sebanyak 4.200 pohon dan durian sebanyak 2812. Bibit buah-buahan berbahasa latin Persea Americana (Alpukat) dan Durio, Spp (durian) disalurkan ke 13 desa potensial yang tersebar di 6 kecamatan se-Kabupaten Bolmut.
Kepala Dinas Pertanian Bolmut Siska Nurcahyani Babay, SPt, M.Si menjelaskan, program Kampung Buah merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memajukan sektor pertanian berbasis hortikultura. Menurutnya, pemilihan durian dan alpukat sebagai komoditas utama didasarkan pada potensi besar kedua buah tersebut di pasaran, serta kemampuan adaptasi tanaman ini terhadap kondisi alam Bolmut.
“Yang dipilih komoditas spesifik lokalita yang punya daya saing bagus di pasaran. Bibit durian yang kita salurkan misalnya adalah varietas otong yang ditumbukan dengan metode sambung pucuk. Buah ini memiliki kualitas yang sangat unggul dan cepat berbuah. Begitu juga dengan alpukat yang saat ini sedang diminati pasar lokal maupun nasional," ujarnya.
Siska menegaskan, program Kampung Buah tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga mengarah pada pengembangan sentra-sentra buah di beberapa wilayah Bolmut. Melalui giat program ini pula, jarum kompas pembangunan Bolmut akan menuju pada pengembangan agrowisata yang mengintegrasikan sektor pertanian dan pariwisata. Arah besarnya untuk mencapai peningkatan ekonomi dan kesejahteraan khususnya masyarakat petani, serta ladang edukasi dan destinasi baru di Kabupaten Bolmut.
Sebelumnya, pendistribusian bibit durian dan alpukat dilakukan pekan kemarin. Untuk bibit durian, wilayah yang menerima meliputi : Pinogaluman (Desa Busato dan Kayuogu), Kecamatan Kaidipang (Desa Bigo Selatan, Soligir dan Gihang), serta Kecamatan Bolangitang Barat (Desa Ollot 2, Kaymanga, dan Paku Selatan).
Sedangkan untuk wilayah penerima bantuan bibit alpukat yakni : Bolaangitang Timur (Desa Mokoditek, Nunukadan Binuni), Bintauna (Desa Huntuk dan Kopi), serta Sangkub (Desa Pangkusa, Sidodadi, dan Sangtombolang).
Pelaksana Program dari Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Bolmut Iqbal Darise, SP mengatakan, desa-desa yang dipilih sebagai sasaran Program Kampung Buah tidak ditetapkan sembarangan. Setiap desa dipilih dengan cermat melalui kajian mendalam.
"Proses seleksi yang kita lakukan memperhatikan kesesuaian iklim dan tanah, kemauan dan kesiapan masyarakat serta aksesibilitas. Kita libatkan para penyuluh pertanian untuk menyeleksinya," katanya.
Iqbal juga menyampakan urgensi pendampingan teknis penyuluh pertanian untuk memastikan para petani mampu menerapkan teknologi dan metode yang tepat untuk membudidayakan alpukat dan durian yang telah disalurkan. Harapannya, program Kampung Buah dapat menjadi model pengembangan hortikultura yang lebih luas di Bolmut, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pertanian. (***)
Pewarta : Adriandzah Mansyur, SP